Polres Waropen

KEBERHASILAN MEDIASI TAHAP II: SUKU WONATOREI DAN SUKU WATOPA/SUWENI SEPAKATI TAPAL BATAS DI WAROPEN

Published

on

Waropen – Waren Konflik sengketa lahan terkait tapal batas wilayah adat antara Suku Wonatorei dan Suku Watopa/Suweni Di Aula kerja bersama polres waropen. Senin (12/07/2026) Siang

Melalui proses yang panjang dan kekeluargaan, Mediasi Tahap II yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Yang Melibatkan DPRK Waropen, Lembaga Masyarakat Adat dan Dewan Adat Serta Forkopimda.

Penyelesaian sengketa hak kepemilikan wilayah adat antara Suku Sanggei dan Suku Watopa telah mendapat pengamanan dari personel Polres Waropen berdasarkan Surat Perintah Pengamanan Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh AKP. Frits B. Arera, S.Sos. selaku Kabag Ops Polres Waropen, dengan melibatkan personel Polres Waropen

Bupati Waropen Drs. F.x.Mote, M.Si. menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Suku Wonatorei dan Suku Watopa/Suweni yang telah menunjukkan kedewasaan luar biasa dalam menyelesaikan sengketa ini. Kesepakatan ini menjadi bukti nyata bahwa hukum adat dan musyawarah mufakat adalah fondasi terkuat dalam menjaga kedamaian di tanah Papua, khususnya di Waropen.

Keterlambatan yang terjadi bukanlah karena kurangnya perhatian pemerintah, melainkan karena banyaknya tanggung jawab dan urusan pemerintahan yang harus diselesaikan secara bersamaan. Di sisi lain, Kabupaten Waropen juga menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan kerja keras, kehati-hatian, serta koordinasi yang baik agar setiap program pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan.

Namun demikian, kami tidak menjadikan hal tersebut sebagai alasan. Justru hal ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus memperbaiki kinerja pemerintahan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin baik dari waktu ke waktu.

Dengan selesainya permasalahan tapal batas ini, diharapkan roda perekonomian, pengelolaan wilayah adat yang berkelanjutan, serta hubungan kekerabatan yang harmonis antara Suku Wonatorei dan Suku Watopa/Suweni dapat kembali berjalan dengan baik tanpa ada lagi bayang-bayang konflik di masa depan.

Trending

Exit mobile version