MAMBERAMO TENGAH – Membangun generasi muda yang berkarakter, sehat, dan bertanggung jawab tidak cukup hanya melalui imbauan, tetapi membutuhkan edukasi, keteladanan, dan kepedulian bersama. Berangkat dari semangat tersebut, Polres Mamberamo Tengah menghadirkan pendekatan preventif melalui kegiatan edukasi dan pembinaan kepada Persekutuan Pemuda GKI Kairos Kobakma, Jumat (23/10/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung di Gereja GKI Kairos Kobakma, Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, pukul 16.45 hingga 18.15 WIT tersebut dipimpin Kasat Resnarkoba IPDA Mikson J. Kafiar, S.H., M.K.M., bersama Kasat Lantas IPDA Buang Buamona, S.H., dan Kasat Binmas IPTU Wihelmina Kurut, didampingi personel dari masing-masing satuan fungsi. Kehadiran jajaran kepolisian ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendekatkan pelayanan sekaligus memperkuat kemitraan dengan generasi muda.
Dalam penyampaian materi, Kasat Resnarkoba IPDA Mikson J. Kafiar, S.H., M.K.M., mengingatkan para pemuda tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan konsumsi minuman keras. Keduanya berpotensi merusak kesehatan, mengganggu kehidupan sosial, serta menghambat masa depan generasi muda. Melalui edukasi tersebut, para pemuda diajak membangun keteguhan sikap, berani menolak pengaruh negatif, dan memilih lingkungan pergaulan yang mendukung masa depan yang lebih baik.
Pada kesempatan yang sama, Kasat Lantas IPDA Buang Buamona, S.H., menekankan pentingnya kesadaran berlalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Kepatuhan terhadap peraturan, penggunaan helm sesuai ketentuan, serta larangan berkendara di bawah pengaruh minuman keras menjadi pesan utama yang disampaikan. Keselamatan di jalan raya, menurut pesan edukasi tersebut, harus dimulai dari kedisiplinan setiap pengguna jalan.
Sementara itu, Kasat Binmas IPTU Wihelmina Kurut mengajak para pemuda GKI Kairos Kobakma untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Generasi muda diharapkan mampu mengembangkan kegiatan positif melalui gereja, pendidikan, olahraga, dan aktivitas sosial, sekaligus menjadi bagian dari terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan harmonis. Komunikasi dengan pihak kepolisian juga menjadi hal penting apabila masyarakat menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Tak hanya berfokus pada pencegahan narkotika dan keselamatan berlalu lintas, Polres Mamberamo Tengah turut menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110. Layanan ini diperkenalkan sebagai akses bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan, pengaduan, maupun permintaan bantuan kepolisian ketika menghadapi gangguan kamtibmas atau keadaan darurat. Dengan memahami layanan tersebut, para pemuda diharapkan semakin mengetahui saluran komunikasi resmi untuk memperoleh bantuan kepolisian.
Lebih dari sekadar penyampaian materi, kegiatan ini mencerminkan pentingnya membangun hubungan yang terbuka antara Polri, gereja, dan masyarakat. Gereja sebagai ruang pembinaan moral memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai positif, sementara kepolisian hadir memberikan edukasi dan pemahaman mengenai hukum, keselamatan, serta tanggung jawab sosial. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.
Melalui kegiatan ini, Polres Mamberamo Tengah berharap para pemuda GKI Kairos Kobakma mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, menjauhi narkotika dan minuman keras, serta berkontribusi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Mamberamo Tengah.
Sebab, menjaga masa depan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi yang berkelanjutan, pendekatan yang humanis, dan kemitraan yang kuat, Polri terus berupaya hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menumbuhkan generasi yang disiplin, berintegritas, dan siap membangun masa depan yang lebih baik.