Polres Merauke

Polres Merauke ikuti kegiatan Optimalisasi Varietas Unggul IPB 9G dan 15S, Dukung Produksi Benih dan Ketahanan Pangan di Kawasan Transmigrasi Salor

Published

on

Merauke – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan produksi pertanian, telah dilaksanakan kegiatan Optimalisasi Varietas Unggul IPB 9G dan IPB 15S untuk mendukung produksi benih dan ketahanan pangan di kawasan Transmigrasi Salor, Kampung Harapan Makmur, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIT tersebut dihadiri oleh Kepala Distrik Kurik Maria Belekubun, S.STP., Kepala BBI Ortinus F.S. Kawer, Kepala BBU Romaldus Turuk, A.Md., perwakilan Balai Penyuluh Pertanian Rizal Fiqih, S.Pt., Kabag SDM Polres Merauke Kompol Sanawiah Yunita Mahulette, S.I.K., M.H., Komandan Yonif TP 801 Letkol Inf Agung Pudhi Riyadi, Kapolsek Kurik IPDA Widi Mulyono, S.Sos., pemilik lahan Subowo, Kepala Kampung Harapan Drs. Sutamto, Ketua Gapoktan Harapan Makmur, Korlu BPP Paya Anim Sai, para PPL, Tim Ekspedisi Patriot IPB serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta laporan pelaksanaan kegiatan dari Tim Ekspedisi Patriot IPB. Selanjutnya dilaksanakan sambutan dari sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Kepala Distrik Kurik Maria Belekubun, S.STP. menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Tim Ekspedisi Patriot IPB, pemerintah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, petani dan seluruh pihak dalam mendukung peningkatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Distrik Kurik.

Ia berharap seluruh pihak terus bersinergi dan memberikan dukungan terhadap pengembangan pertanian serta meningkatkan semangat para mahasiswa Tim Ekspedisi Patriot IPB selama melaksanakan kegiatan di wilayah Papua Selatan.

Sementara itu, perwakilan Balai Penyuluh Pertanian Rizal Fiqih, S.Pt. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam penerapan metode pertanian modern dan pengembangan varietas padi unggul IPB 9G dan IPB 15S.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, TNI, Polri, mahasiswa serta masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung program pemerintah di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Mewakili Kapolres Merauke, Kabag SDM Polres Merauke Kompol Sanawiah Yunita Mahulette, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Polres Merauke juga turut mendukung program ketahanan pangan pemerintah melalui pengembangan komoditas jagung.

“Polres Merauke juga memiliki program ketahanan pangan, salah satunya melalui pengembangan tanaman jagung. Program tersebut telah berjalan kurang lebih dua tahun dan dilaksanakan di wilayah Distrik Semangga,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil produksi jagung dari program ketahanan pangan tersebut telah diserap oleh Bulog dan selanjutnya dimanfaatkan untuk kebutuhan peternakan.

Kompol Sanawiah juga mengapresiasi Tim Ekspedisi Patriot IPB yang telah hadir membawa inovasi dan pengetahuan di bidang pertanian untuk diterapkan bersama para petani di wilayah Merauke.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Komandan Yonif TP 801, pemaparan singkat mengenai varietas IPB 9G dan IPB 15S, serta ceremonial penanaman padi secara simbolis oleh para tamu undangan bersama Tim Ekspedisi Patriot IPB dan petani.

Usai penanaman simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama, peninjauan lahan/demplot, ramah tamah dan diskusi bersama para peserta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, perguruan tinggi, penyuluh pertanian dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Merauke.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.50 WIT dan selama kegiatan berlangsung situasi berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

Trending

Exit mobile version