Polres Mimika

Polres Mimika Gulung Jaringan Sabu Lintas Provinsi, Tiga Pelaku dan 39 Paket Sabu Diamankan

Published

on

Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Satuan Reserse Narkoba Polres Mimika kembali berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Mimika. Dalam operasi beruntun yang berlangsung sejak Senin (21/9/2026) malam hingga Selasa (22/9/2026) dini hari, tiga pria yang diduga terlibat dalam satu jaringan pengedar sabu berhasil diamankan bersama 39 paket sabu.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han., melalui Kasat Resnarkoba AKP Habibi C. Solosa, S.Tr.K., S.I.K., membenarkan pengungkapan tersebut. Ketiga pelaku masing-masing berinisial R alias I (29), N alias A (26), dan M alias A (33).

Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di seputaran Jalan Sosial. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dan pemantauan secara tertutup.

Pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIT, petugas mengamankan tersangka R di kawasan Jalan Sosial. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu. Saat diinterogasi, R mengaku memperoleh barang tersebut dari N yang berdomisili di Jalan SP 4 Jalur 7.

Sekitar pukul 23.00 WIT, petugas kemudian bergerak dan mengamankan N di kediamannya. Dari hasil pemeriksaan, N mengakui telah menyuplai sabu kepada R dan menyebut barang tersebut berasal dari kakak iparnya, M.

Berbekal informasi tersebut, pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 00.30 WIT, Tim Opsnal melakukan penggerebekan di rumah M yang berada tidak jauh dari kediaman N di SP 4 Jalur 7.

“Di rumah tersangka M inilah kami menemukan barang bukti utama. Kami menyita 16 paket sedang dan 22 paket kecil sabu siap edar, lengkap dengan tiga buah timbangan digital dan berbagai peralatan pengemasan. Secara keseluruhan, dari ketiga pelaku ini kami mengamankan total 39 paket sabu,” jelas AKP Habibi.

Dari hasil pemeriksaan awal, jaringan tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan pemasok dari luar daerah. Tersangka M mengaku memperoleh pasokan sabu yang dikirim dari Jakarta melalui jasa ekspedisi.

Dalam menjalankan aktivitasnya, para pelaku diduga berkomunikasi dengan pihak di luar daerah melalui Direct Message (DM) Instagram. Sementara untuk sistem pembayaran, pelaku menerima transfer melalui rekening perbankan yang terhubung dengan pihak pengendali jaringan.

Untuk peredaran di wilayah Timika, para pelaku menggunakan modus “tempel”, yakni menempatkan pesanan narkotika di lokasi tertentu tanpa melakukan pertemuan langsung dengan pembeli.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 39 paket sabu, terdiri dari 16 paket ukuran sedang dan 23 paket ukuran kecil, tiga buah timbangan digital, satu unit sepeda motor Yamaha X-Ride warna hitam, tiga unit telepon seluler serta sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk pengemasan.

Saat ini ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polres Mimika, Mile 32. Penyidik masih melakukan proses penimbangan resmi barang bukti, pemeriksaan sampel melalui Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Papua, serta pendalaman terhadap jejak digital guna mengungkap jaringan pemasok dan pihak lain yang terlibat.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan dijerat dengan pasal sebagaimana disangkakan penyidik dalam perkara tindak pidana narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Mimika menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap jaringan tersebut hingga ke sumber utama.

“Mewakili Bapak Kapolres, kami menyampaikan pesan tegas bahwa tidak ada tempat bagi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Mimika. Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang proaktif memberikan laporan. Sekecil apa pun informasi yang diberikan akan sangat berarti bagi kelancaran tugas kepolisian. Jaringan ini akan terus kami kejar sampai ke sumber utamanya,” pungkas AKP Habibi.

Trending

Exit mobile version