Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Personel gabungan Polres Mimika dan Brimob Batalyon B merespons cepat aksi saling serang antara warga Gang Gaharu dan Gang Masbait yang terjadi di Jalan Nawaripi, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (1/10/2026) malam.
Aksi tersebut diduga dipicu adanya kegiatan pesta pernikahan yang berlangsung berdekatan dengan rumah duka. Pihak keluarga yang sedang berduka kemudian menegur penyelenggara pesta agar mengecilkan volume musik karena jenazah masih berada di rumah duka. Teguran tersebut tidak diterima dengan baik hingga kemudian berkembang menjadi aksi saling serang antarkelompok warga.
Menerima laporan kejadian tersebut, tim respons gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han., didampingi Wakapolres Mimika Kompol J. Limbong, S.H dan juga Kabag Ops Polres Mimika AKP Yulius Harikatang, Kabag SDM Polres Mimika AKP Paulus Randeratu, Kapolsek Mimika Baru AKP Bobby Pratama, S.T.K., Kasat Intelkam Polres Mimika AKP Safri Patenrengi, Kasat Samapta Polres Mimika Iptu Fasiskus Tethol, S.E., M.H., Kasubbag Begpal Bag Log Iptu Yusran, S.H., serta Wakapolsek Mimika Baru Iptu Ignatius Barisare.
Kapolres Mimika kemudian mendatangi kedua kelompok warga dan memberikan imbauan agar seluruh pihak menahan diri serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperbesar situasi.
“Saya hadir supaya masalah ini bisa kita selesaikan dengan kepala dingin. Saya tidak ingin ada yang menjadi korban karena masalah seperti ini. Kita bukan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar, tetapi bagaimana masalah ini cepat selesai dan tidak ada korban,” ujar Kapolres kepada warga.
Kapolres juga meminta warga Gang Gaharu untuk tidak terprovokasi maupun melakukan penyerangan ke arah Gang Masbait. Hal yang sama disampaikan kepada warga Gang Masbait agar tetap tenang dan menyerahkan penanganan situasi kepada pihak kepolisian.
“Saya mohon warga tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Jangan melakukan serangan ke sebelah. Saya akan menemui warga di Gang Masbait agar mereka juga menahan diri dan tidak melakukan serangan,” tegasnya.
Kepada warga Gang Masbait yang sedang dalam suasana berduka, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya memahami kondisi keluarga dan meminta agar proses kedukaan tetap dilaksanakan dengan tenang. Sementara itu, kegiatan pesta di lokasi yang berdekatan telah dihentikan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas lanjutan.
Kapolres juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan melakukan pengecekan terhadap kegiatan pesta tersebut, termasuk terkait perizinannya, serta mengambil langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan adanya pelanggaran.
Dalam kejadian tersebut, seorang warga bernilai M (21), warga Jalan Nawaripi Gang Masbait, mengalami luka pada bagian tulang kering sebelah kiri akibat terkena lemparan batu.
Selanjutnya, kericuhan berhasil dilerai dan situasi mulai dapat dikendalikan. Polres Mimika mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga di sekitar Gang Gaharu dan Gang Masbait, untuk tetap menahan diri, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat memperkeruh situasi.