Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Personel Polsek Kwamki Narama merespons aksi saling serang antara Kelompok Dang dan Kelompok Niwigalen yang terjadi di wilayah Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (8/8/2026).
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 12 warga dari kedua kelompok dilaporkan mengalami luka akibat terkena anak panah dan mendapatkan penanganan, baik secara medis maupun penanganan awal di lokasi.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, sekitar pukul 19.03 WIT, personel piket Polsek Kwamki Narama yang dipimpin Kanit Reskrim Aiptu Mulham, S.H., bersama Bripka Noack Wally, S.E., Briptu Fillo Akiniyau, dan Bripda Marthen P. Ayomi bergerak menuju RSUD Mimika untuk mengecek sekaligus mendata kondisi para korban.
Setibanya di RSUD Mimika sekitar pukul 19.45 WIT, personel melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit dan pendataan terhadap warga dari kedua kelompok yang menjalani perawatan.
Dari Kelompok Dang, lima warga yang menjalani perawatan di RSUD Mimika masing-masing berinisial O.M. yang mengalami luka akibat anak panah pada kaki kanan, I.E. pada betis kiri bagian belakang, I.M. pada tangan kanan, B.W. pada punggung kiri bagian bawah, serta K.H. pada punggung kanan bagian bawah.
Sementara dari Kelompok Niwigalen, seorang warga berinisial A.W. menjalani perawatan di RSUD Mimika akibat luka anak panah pada bagian dada.
Selain korban yang ditangani di RSUD Mimika, dua warga dari Kelompok Dang berinisial E.D. dan N.D. menjalani perawatan di Rumah Sakit Karitas. E.D. mengalami luka pada bagian dada kiri, sedangkan N.D. mengalami luka pada kaki kanan.
Berdasarkan pendataan sementara, total terdapat 12 warga yang mengalami luka akibat anak panah. Dari Kelompok Dang tercatat tujuh orang, terdiri dari lima orang yang mendapatkan perawatan di RSUD Mimika dan dua orang di Rumah Sakit Karitas.
Sementara dari Kelompok Niwigalen tercatat lima orang. Satu korban mendapatkan perawatan medis di RSUD Mimika, sedangkan empat warga lainnya mendapatkan penanganan awal di lokasi.
Personel Polsek Kwamki Narama terus berkoordinasi dengan pihak medis guna memastikan kondisi para korban. Setelah melakukan pengecekan dan pendataan di rumah sakit, sekitar pukul 20.15 WIT personel kembali ke Mapolsek Kwamki Narama untuk melanjutkan patroli dan pemantauan situasi.
Polres Mimika terus melakukan langkah-langkah kepolisian untuk mencegah terjadinya aksi lanjutan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Distrik Kwamki Narama tetap kondusif. Masyarakat dari kedua kelompok diimbau menahan diri, tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan, serta mengedepankan penyelesaian permasalahan secara damai.