Serui – Kepolisian Resor Polres Kepulauan Yapen menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di Alun-alun Trikora Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Jumat (2/10/2026).
Simulasi ini digelar untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi situasi kontinjensi, termasuk unjuk rasa yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berskala besar.
AKBP Diaritz Felle, S.I.K., mengatakan simulasi Sispamkota dibutuhkan agar personil Polri memiliki gambaran nyata dan kesiapan dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas terutama unjuk rasa yang kerap mewarnai perjalanan bangsa ini
“Sispamkota merupakan gambaran nyata kehadiran negara jika terjadi situasi kontinjensi, seperti unjuk rasa yang berkembang menjadi konflik sosial dan gangguan kamtibmas berskala besar. Tujuan kita hanya satu, memastikan Kabupaten Kepulauan Yapen tetap aman dan kondusif,” kata Diaritz.
Lanjut, Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menginginkan situasi kontinjensi terjadi. Namun, kesiapan personel dan sarana pendukung tetap harus dipastikan agar polisi dapat bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat.
Dalam simulasi tersebut, diperagakan sejumlah tahapan penanganan, mulai dari langkah preventif dan preemtif yang dilakukan tim negosiator, penanganan awal oleh tim Dalmas awal, hingga tahapan lanjutan penggunaan kekuatan oleh tim Dalmas inti yang didukung tim Raimas dan tim penindak.
“Melalui simulasi ini, saya mengharapkan kita dapat melihat, mengevaluasi dan menyamakan persepsi dalam menghadapi situasi darurat,” ujar Kapolres
Diaritz juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Kepulauan Yapen yang telah menjalani latihan selama kurang lebih dua pekan untuk mempersiapkan pelaksanaan simulasi tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi serta rasa bangga kepada seluruh anggota personel Polres Kepulauan Yapen yang telah berlatih keras selama dua minggu untuk mempersiapkan kegiatan simulasi Sispamkota,” jelas Kapolres
Ia menekankan kepada seluruh personel agar menjalankan setiap tahapan latihan dengan serius serta tetap mengutamakan keselamatan.
“Lakukan dengan serius dan tetap utamakan keselamatan,” tegasnya.
Kapolres menambahkan, latihan secara rutin dan bertahap akan terus dilakukan bersama Satuan Samapta dan Bagian Operasi Polres Kepulauan Yapen. Latihan tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan personel ketika menghadapi situasi kamtibmas yang tidak kondusif, termasuk unjuk rasa yang berujung anarkis dan berpotensi menimbulkan konflik sosial.
Kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen, Diaritz mengimbau agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Ia meminta setiap perselisihan atau kesalahpahaman dapat diselesaikan secara baik dan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan.
“Apabila masyarakat membutuhkan kehadiran polisi, silakan menghubungi layanan 110 yang bebas pulsa. Kami siap datang dan membantu menyelesaikan permasalahan,” pungkasnya.
Simulasi tersebut turut dihadiri Asisten III Sekda Kepulauan Yapen Aser Pongrate, S.STP., M.A.P., Plh. Pasiintel Kodim 1709/Yawa Lettu Inf Abdul Latif, Wakapolres Kepulauan Yapen Kompol Unding Alimuddin, S.Sos., M.M., serta sejumlah perwira Polres Kepulauan Yapen.