MERAUKE – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian masyarakat, Polsek Kurik melaksanakan sosialisasi program ketahanan pangan jagung musim tanam 2027 di Distrik Malind.
Kegiatan tersebut dilaksanakan kemarin, bertempat di rumah Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kampung Yogin, Distrik Malind, Kabupaten Merauke.
Kegiatan dihadiri Kapolsek Kurik Ipda Widi Mulyono, S.Sos., Kepala Kampung Kumbe Distrik Malind, Ketua Gapoktan Kampung Yogin, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kampung Yogin, serta anggota Gapoktan dari Kampung Yogin, Kebra, Kumbe dan Kampung Baru.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Kurik Ipda Widi Mulyono, S.Sos. memberikan sosialisasi mengenai tahapan pelaksanaan program penanaman jagung, mulai dari persiapan dan pengolahan lahan, masa tanam, pemupukan dan pemeliharaan, hingga masa panen serta penyerapan hasil panen.
Sosialisasi tersebut juga menjadi ruang bagi para petani untuk menyampaikan berbagai kendala yang selama ini dihadapi dalam pengembangan komoditas jagung, khususnya terkait kepastian penyerapan hasil panen.
Dalam sesi tanya jawab dan ramah tamah, sejumlah petani menyampaikan beberapa persoalan yang perlu mendapat perhatian, di antaranya belum adanya kepastian harga pembelian hasil panen atau standar harga, belum optimalnya penyerapan hasil panen dari petani, serta keterbatasan mesin perontok jagung.
Kapolsek Kurik menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi antara petani, kelompok tani, penyuluh serta pihak terkait menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan program penanaman jagung musim tanam 2027 dapat dipersiapkan dengan lebih baik, sekaligus mendorong adanya solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif.