Polda Papua Tengah – Polres Mimika.
Personel Polsek Kwamki Narama yang dipimpin Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, mendampingi Kabid Dokkes Polda Papua Tengah, AKBP dr. Mansuri, Sp.FM., beserta tim dalam kunjungan kepada salah satu warga korban aksi saling serang antarkelompok di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Senin (27/07/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan Jarianus Hagabal, warga dari Kelompok Dang yang mengalami luka akibat terkena anak panah pada peristiwa aksi saling serang yang terjadi pada Februari hingga Maret 2026. Berdasarkan informasi yang diterima, masih terdapat sisa anak panah yang tertinggal di tubuh korban sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
Rombongan Kabid Dokkes terlebih dahulu tiba di Polsek Kwamki Narama dan melakukan koordinasi bersama Kapolsek terkait rencana kunjungan. Selanjutnya, tim menuju kediaman Jarianus Hagabal. Namun, setibanya di lokasi, korban tidak berada di rumah karena telah dibawa keluarganya ke RSUD Mimika untuk menjalani pemeriksaan atau kontrol kesehatan.
Kapolsek Kwamki Narama kemudian berkoordinasi dengan pihak keluarga melalui tetangga korban agar segera menghubungi Polsek apabila Jarianus telah kembali ke rumah, agar Tim Dokkes Polda Papua Tengah dapat kembali bertemu dengan keluarga dan melakukan komunikasi mengenai rencana rujukan pengobatan ke Rumah Sakit di Jakarta, guna memperoleh penanganan medis yang lebih intensif dan teratur.
Saat ini, tercatat tiga warga korban luka akibat terkena anak panah yang masih menjalani perawatan, yakni Jarianus Hagabal yang menjalani rawat jalan di RSUD Mimika, serta Enius Dang dan Yonius Kula yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat jati, di Jakarta.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Mimika bersama Bid Dokkes Polda Papua Tengah terus berupaya memberikan pendampingan dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Mimika.