Mappi – Personel Polsek Obaa bergerak cepat menangani kebakaran hutan yang mengancam permukiman warga dan kawasan sekitar Bandara Kepi, Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, pada Jumat (3/7/2026).
Kejadian bermula sekitar pukul 13.00 WIT ketika personel Polsek Obaa menerima laporan melalui telepon dari seorang warga bernama Tobias Agawemu. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa telah terjadi kebakaran pada kawasan hutan di dekat rumahnya dan kobaran api terus meluas hingga mengarah ke pemukiman tempatnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 13.20 WIT, Kapolsek Obaa Iptu Arisandi Tancoma, S.H. bersama personel Polsek Obaa segera menuju lokasi kejadian dengan menggunakan satu unit mobil tangki air. Setibanya di lokasi, petugas bersama masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman.
Sekitar pukul 14.00 WIT, proses pemadaman dilakukan dengan penyemprotan air menggunakan mesin alkon ke arah titik-titik api yang telah mendekati kawasan hutan dan rumah warga. Berkat kerja sama yang baik antara personel kepolisian dan masyarakat, api yang mengarah ke permukiman berhasil dikendalikan.
Pada pukul 14.15 WIT, kobaran api yang mengancam rumah warga berhasil dipadamkan sehingga rumah yang berada di sekitar lokasi dapat diselamatkan dari kebakaran. Selanjutnya, sekitar pukul 14.25 WIT, api dinyatakan berhasil dipadamkan dan Kapolsek Obaa bersama personel kembali ke Markas Polsek Obaa.
Kapolsek Obaa Iptu Arisandi Tancoma, S.H. menyampaikan bahwa penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan apakah ada unsur kesengajaan, lalai atau faktor alam dimana saat ini untuk wilayah Kepi dan sekitanya dilanda musim kemarau.
”Kami masih melakukan penyelidikan terkait suber api yang menyebabkan kebakaran. Dugaan sementara ada unsur kesengajaan oleh oknum yang belum diketahui identitasnya.” ucapnya.
Selain melakukan pemadaman, personel Polsek Obaa juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan, mengingat saat ini wilayah Kabupaten Mappi sedang memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun harta benda. Keberhasilan pemadaman merupakan hasil sinergi antara personel Polsek Obaa dan masyarakat yang bergerak cepat sehingga kobaran api tidak sempat meluas ke permukiman warga maupun kawasan sekitar Bandara Kepi.