Polres Tolikara

Sat Binmas Polres Tolikara Hadirkan Solusi Damai, Sengketa Rumah Tangga 18 Tahun Dimediasi Secara Kekeluargaan

Published

on

Tolikara, Papua Pegunungan – Komitmen Polres Tolikara dalam mengedepankan penyelesaian masalah secara humanis kembali diwujudkan melalui kegiatan Problem Solving yang dilaksanakan oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tolikara, Senin (03/08/2026), di Mapolres Tolikara.

Kegiatan mediasi ini difasilitasi oleh personel Sat Binmas sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat dalam menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, dialog, dan pendekatan kekeluargaan. Langkah tersebut merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan penyelesaian konflik secara damai demi menjaga keharmonisan dan stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Mediasi mempertemukan Ibu Wakulima Weya beserta keluarganya dengan Bapak Maler Yigibalom beserta pihak keluarga untuk membahas permasalahan rumah tangga yang telah berlangsung selama kurang lebih 18 tahun.

Dalam forum mediasi, pihak perempuan menyampaikan bahwa selama menjalani kehidupan rumah tangga, Bapak Maler Yigibalom dinilai tidak menjalankan tanggung jawab terhadap istri dan kedua anak mereka. Keluarga korban menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun, kedua anak dibesarkan tanpa adanya dukungan maupun tanggung jawab dari pihak laki-laki.

Di sisi lain, Bapak Maler Yigibalom menjelaskan bahwa perpisahan terjadi setelah istrinya meninggalkan rumah. Ia mengaku beranggapan bahwa istri dan anak-anaknya suatu saat akan kembali sehingga dirinya tidak melakukan upaya untuk menjemput ataupun membawa mereka kembali.

Setelah mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak secara terbuka dan berimbang, keluarga pihak perempuan mengajukan penyelesaian secara kekeluargaan dengan meminta pertanggungjawaban berupa denda sebesar Rp80.000.000. Menanggapi hal tersebut, Bapak Maler Yigibalom bersama keluarganya menyatakan menerima keputusan yang disampaikan dan meminta waktu untuk mempersiapkan pemenuhan tanggung jawab tersebut.

Kasat Binmas Polres Tolikara, IPDA Kasrim, S.E., mengatakan bahwa penyelesaian permasalahan melalui problem solving merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri dalam memberikan ruang dialog bagi masyarakat agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai tanpa menimbulkan konflik yang lebih luas.

“Sat Binmas Polres Tolikara akan terus mengedepankan pendekatan persuasif, dialog, dan musyawarah dalam setiap penyelesaian permasalahan masyarakat. Kami hadir sebagai mediator yang netral untuk membangun komunikasi yang baik sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara adil, damai, dan tetap menjaga hubungan kekeluargaan serta situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar IPDA Kasrim, S.E.

Melalui kegiatan ini, Sat Binmas Polres Tolikara berharap budaya musyawarah semakin tumbuh di tengah masyarakat sebagai langkah bijaksana dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Selama proses mediasi berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif berkat kerja sama serta itikad baik dari kedua belah pihak.

Penulis : Gunz

Trending

Exit mobile version