MERAUKE — Suasana keakraban tampak terjalin ketika aparat kepolisian berbaur bersama anak-anak yang tengah melakukan latihan tarian budaya di kawasan Gudang Arang, Kelurahan Maro, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Minggu (13/9/2026). Pendekatan humanis dan kultural ini menjadi kunci Polres Merauke dalam meredam potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut.
Langkah humanis ini berawal dari respons cepat jajaran Polres Merauke atas laporan masyarakat terkait adanya seseorang di bawah pengaruh minuman keras beralkohol. Pelaku yang membawa sebilah parang tersebut sempat mengganggu warga setempat yang hendak berpergian untuk melaksanakan ibadah.
Di sela-sela kegiatan pengamanan tersebut, Pamapta 1 Polres Merauke, Ipda Victor Merani, memanfaatkan waktu untuk beradaptasi, berinteraksi, dan membaur bersama warga serta anak-anak yang sedang berlatih tarian adat untuk persiapan menyambut kegiatan gereja.
Kehadiran Polri yang mengusung prinsip *Senyum, Sapa, Salam* serta semangat *Torang baku jaga, Torang baku sayang* disambut dengan sangat baik oleh masyarakat Gudang Arang. Alhasil, situasi yang sempat tegang berhasil dikendalikan dan berubah menjadi aman, kondusif, serta penuh keakraban.
Pendekatan humanis dan kultural ini menjadi kunci utama dalam meredam potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut