Polres Mimika

Polsek Tembagapura Gelar Kegiatan Belajar Mengajar bagi 32 Anak di Honai Belajar

Published

on

Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Polsek Tembagapura terus menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan melaksanakan kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan secara maksimal. Kegiatan tersebut berlangsung di Honai Belajar Polsek Tembagapura, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.40 hingga 11.30 WIT tersebut diikuti oleh 32 anak yang berasal dari Kampung Banti 1, Kampung Banti 2, Kampung Opitawak, serta kawasan permukiman Utikini dan Kimbeli. Proses belajar mengajar ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan anak tidak sekolah akibat keterbatasan fasilitas pendidikan dan situasi keamanan di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Tembagapura melibatkan dua personel sebagai tenaga pengajar, yakni Bhabinkamtibmas Waa Banti Aipda Lebu Tadan dan Ba Unit Binmas Briptu Willyam Kasminya.

Sebelum kegiatan pembelajaran dimulai, anak-anak terlebih dahulu diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, mulai dari cara mencuci tangan hingga menyikat gigi dengan baik dan benar.

Selanjutnya, kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu murid, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu nasional dan menghafalkan Pancasila sebagai bentuk penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini.

Pada sesi pembelajaran inti, para personel mengajarkan matematika dasar kepada anak-anak kelas A dan kelas B, meliputi penjumlahan, pengurangan, serta perkalian sederhana. Materi tersebut diberikan untuk meningkatkan kemampuan berhitung, pemahaman dasar matematika, ketelitian, dan daya ingat peserta didik.

“Melalui kegiatan Honai Belajar ini, kami berharap anak-anak tetap mendapatkan kesempatan untuk belajar meskipun menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Kami ingin mereka terus semangat belajar, bisa membaca, menulis, dan berhitung, serta memiliki masa depan yang lebih baik.” ucap Aipda Lebu Tadan.

Selain pembelajaran akademik, anak-anak juga mengikuti kegiatan keterampilan tangan dengan membuat pohon Natal menggunakan bahan-bahan bekas, seperti karton dan tutup botol. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dilatih untuk mengembangkan kreativitas, kesabaran, kemandirian, serta kemampuan memanfaatkan barang bekas menjadi karya yang bermanfaat.

Menjelang berakhirnya kegiatan, seluruh peserta didik bersama-sama membersihkan dan merapikan ruang kelas agar tetap bersih dan nyaman untuk digunakan pada kegiatan belajar berikutnya.

Kegiatan belajar mengajar berakhir pada pukul 11.30 WIT dalam keadaan aman dan tertib. Program Honai Belajar ini dijadwalkan kembali berlangsung pada Senin (9/11/2026) di Honai Belajar Polsek Tembagapura.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak yang tinggal di sekitar Kali Kabur dan perkampungan Waa Banti tetap memperoleh kesempatan belajar, khususnya dalam mengenal huruf, membaca, menulis, dan berhitung meskipun menghadapi keterbatasan akses pendidikan formal.

Dukungan dari pemerintah, lembaga non-pemerintah, serta peran aktif orang tua juga sangat diperlukan agar keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut dapat terus diperhatikan dan ditingkatkan.

Polsek Tembagapura berharap kehadiran Honai Belajar dapat menjadi salah satu upaya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.

Trending

Exit mobile version